Perbedaan dan Perbandingan Kotlin dengan Flutter

Share it:

     Aplikasi Mobile telah menjadi bagian keseharian manusia modern saat ini. Semua layanan hampir menggunakan aplikasi mobile khususnya android dan ios untuk mempermudah masyarakat dalam bidang apapun, dari cara ticketing , pemesanan hotel , pesan makanan , transportasi,  belanja dll. Kotlin dan Flutter adalah salah satu bahasa pemrograman yang menjadi dapur dari aplikasi - aplikasi tersebut.

Kita mengenal cross-platform development seperti flutter dan react native yang telah berada di industri selama beberapa tahun terakhir, namun saat ini kotlin juga mencoba menjadi bagian pilihan pengembangan untuk cross-platform. Apa itu cross-platform ? cross-platform memungkinkan 1 bahasa pemrograman untuk beberapa operating sistem terutama pada lingkungan mobile ( android & ios ) ,desktop ( windows, linux dan MacOs).




Keunggulan Kotlin

  • Null Safety : 
          Merupakan fitur yang menjadi highlight dari kotlin, null-safety yakni menghilangkan adanya resiko dari null pointer exception disebabkan diferensiasi preferensi nullable dan non-nullable. Kotlin tidak akan meng-compile kode yang terindikasi null.

  • Robust performance :
          Bahasa kotlin dibuat dan disesuaikan dengan pengembangan aplikasi native juga tentu akan sangat mempengaruhi performance yang lebih baik. Kotlin hanya punya single codebase artinya akan lebih stabil, mudah dalam mendeteksi error dan yang lebih penting memungkinkan menulis kode syntax lebih sedikit.

  • Easy to Learn :
         Bahasa Kotlin mudah dipelajari karena syntax nya terinspirasi oleh java , c# dan bahasa pemrograman lainnya. Bagi programmer java akan sangat mudah memahami kotlin dan juga dalam satu aplikasi memungkinkan penggunaan bahasa pemrograman kotlin dan java sekaligus.



Keunggulan Flutter


  • Hot reload :
             Memungkinkan menulis kode program lebih cepat dan nyaman karena hasil running dapat dilihat secara instant, seperti perubahan - perubahan ,memperbaiki bug dan membangun UI.

  • less development cost :
           Cross platform pastinya akan menghemat pengeluaran biaya produksi, pengembangan dan waktu.

  • widget :
          Saat ini flutter telah memiliki banyak widget siap pakai yang memungkinkan aplikasi lebih atraktif . widget bisa mempermudah dalam mendesain tampilan UI juga mengakomodir dasar - dasar fitur aplikasi.

  • MVP :
         Minimum Viable product membutuhkan kecepatan dan validasi dari sebuah ide. Flutter sangat cocok untuk menuangkan ide yang belum matang agar dapat dipresentasikan secara cepat dalam bentuk jadi.


Perbandingan Kotlin  dan  Flutter 


Integration Third Party Library

Performance

Popularity


Share it:
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Android

Post A Comment:

0 comments: