Pindah ke Linux Mint XCFE "una" dari ubuntu gnome

Share it:

Sudah 5 tahun lama nya menggunakan ubuntu gnome, banyak kelebihan dan kekurangan yang di alami pada distro linux satu ini. Ubuntu menurut saya adalah distro paling stable dibandingkan distro linux lainnya, mereka konsisten dengan core bisnis FOSS dan sering secara berkala memberi update pada OS.

Kelebihan sistem linux pada umum nya adalah tidak mudah " terobrak abrik " bila terkena crash dari software maupun hardware seperti daya listrik mati tiba - tiba ,dibandingkan dengan sistem windows pengalaman pribadi ketika baterai laptop sudah menurun kualitasnya sehingga membutuhkan daya power eksternal sebagai satu - satunya sumber maka hal ini membahayakan performa hardware dikemudian hari jika terjadi lampu padam tiba - tiba atau software crash sehingga satu - satunya jalan adalah force shutdown melalui power button.Seringkali sistem windows mengalami error pada MBR (master boot record) saat harddisk terkena shutdown mendadak/force belum lagi akan muncul BSOD jika RAM mengalami exhausted.

Gnome memang sangat menarik dari segi tampilan terutama UI yang dimiripkan dengan tablet / android namun hal ini lah yang menjadi problem terutama bagi laptop kentang seperti punya saya.Desktop environment gnome membutuhkan minimal 2GB untuk beroperasi tentu disarankan bagi laptop yang memiliki RAM dibawah 8 GB untuk tidak menggunakan gnome, apalagi saat harus membuka software yang cukup memakan memori seperti browser based chrome atau software pemrograman yang cukup berat saat eksekusi.


tampilan desktop XCFE Linux Mint 20.3


Akhirnya saya mencoba XCFE yang dikembangkan linux mint, XCFE di berbagai distro juga ada dan banyak namun saya memilih linux mint karena memberikan LTS  (Long Term Support) sampai 5 tahun (2026). Kelebihan dari DE XCFE adalah sangat ringan dalam penggunaan RAM, saat idle tanpa membuka software / program apapun RAM hanya 800 MB - 1,1 MB, jika ingin lebih ringan bisa menonaktifkan fitur composer yang memungkinkan UI blur pada window nya.

Kekurangannya DE XCFE adalah UI yang tidak stabil bila kita suka mengganti - ganti tema dan icon dan XCFE tidak mempunyai tema / icon sebanyak gnome, jadi bisa disimpulkan xcfe memang dibutuhkan untuk performa bukan sekadar tampilan. Pengalaman pribadi pemakaian sebulan ini adalah sering terjadi crash pada program software manager nya bila dicoba untuk install software secara bersamaan atau dalam satu waktu.

Semoga dengan menggunakan linux mint ini akan muncul karya dan rejeki yang lebih besar lagi dan tidak kalah dengan pendahulunya windows dan gnome di laptop ini. amiin hehehe


Share it:
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

pribadi

Post A Comment:

0 comments: