Jangan Berlatih Ilmu Kanuragan / Tenaga Dalam jika tidak tahu Resikonya

Share it:
Sebenarnya ilmu Kanuragan / tenaga dalam termasuk ilmu bela diri nusantara dan mungkin cuma ada di indonesia. Ilmu ini memang sangat berdekatan dengan hal mistis dan sesuatu yang tidak masuk akal.

Orang dulu (nenek moyang) menggunakan ilmu ini untuk unjuk gigi kepada penjajah asing seperti anti bedil (tembak),menjaga barang dll . walaupun tidak semua orang yang mampu untuk menggunakannya,  dikarenakan syarat dan resiko pengguna ilmu itu juga tinggi.

Ketika masih SD saya pernah ikut Ayah saya sendiri yang rajin ikut latihan tenaga dalam ini. Seingat saya mereka berlatih di tanah lapang dan nampak seperti bela diri - bela diri lainnya. Yang aneh adalah ketika ada suatu sesi pertarungan dan unjuk gigi yang dikomandai oleh 1 pembina, salah satu peserta tiba - tiba kerasukan jin dan mengamuk; bergaya macan ingin menyerang peserta lainnya.

ilustrasi bela diri


Berkaitan dengan ilmu kekebalan

Peserta yang menjadi lawan mampu mementalkan serangan tersebut walau tanpa menyentuhnya sama sekali. Tentu membuat takjub para penonton lainnya.

Hari demi hari berbagai atraksi ekstrem saat latihan tenaga dalam tersebut, seperti memakan beling/kaca, mengupas kulit kelapa dengan mulut sampai mengiris tangan dengan benda tajam.

Bekerja sama dengan jin 

Bukan rahasia lagi jika tenaga dalam sangat bisa menarik makhluk halus untuk turut ikut membantu dalam latihannya. Banyak aliran - aliran tenaga dalam di Indonesia namun yang jelas ada yang terang - terangan bekerja sama dengan jin (melalui bacaan / benda - benda tertentu ) dan ada pula yang semi bahkan hanya latihan pernapasan saja.

Hubungan Manusia dan Jin dalam AlQuran

Sebagaimana firman Allah Ta’ala: 
وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (QS. Al Jin: 6).

dan firman Allah Ta’ala:
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلا مَا شَاءَ اللَّهُ
Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (manusia dan jin), (dan Allah berfirman) : “Hai golongan jin (setan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia,” lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia : “Ya Rabb kami, sesungguhnya sebagian dari kami (manusia) telah mendapat kesenangan dari sebagian yang lain (jin) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman : “Neraka itulah tempat tinggal kamu semua, sedang kamu semua kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)” (QS. Shad: 55).

Allah jelas melarang manusia untuk meminta bantuan Jin dalam bentuk apapun juga seperti pengobatan,bela diri,pesugihan dll. 


Akibat / Resiko yang seiring waktu

Tidak ada makan siang gratis. Mungkin itu pepatah yang cocok walaupun dalam kalangan jin itu sendiri. Kisah nyata dari pembina tenaga dalam ayah saya yang kebetulan guru SMP saya sendiri, beliau yang dulunya makmur tiba -tiba berjalan beberapa tahun kemudian selalu terdengar kabar buruk yang terjadi atas diri dan keluarganya.

Orangnya periang sebenarnya namun berubah menjadi orang yang tidak bisa mengendalikan emosi, bahkan guru sejawat yang tidak sependapat langsung mendapat bogeman mentah dan sangat memalukan sekali hal itu terjadi antara guru yang seharusnya menjadi panutan.

Di tahun 2000 an tidak mudah memviralkan sesuatu, jadi masalah itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Terdengar kabar juga anak laki -laki nya melakukan kriminal dan tidak bisa diatur hingga seperti preman kampung (penuh tato dll), anak perempuan nya hamil diluar nikah dan begitulah keluarga beliau menjadi karut marut.

Akan sulit melepaskan bila tidak disegerakan

jin atau makhluk halus terkadang tertarik dan menempel atau ikut kepada orang - orang tertentu yang memiliki niat instan seperti agar cepat lebih kuat,cantik,kaya dll.
Biasanya terdapat macam - macam ritual dan aktivitas harian/bulanan yang dilakukan seseorang agar jin itu mau membantunya. Aktivitas itu secara tidak langsung menaati keinginan jin ketimbang keinginan Allah, maka jatuh syirik bisa terjadi pada pelakunya.
Pemutusan itu tidak bisa secara langsung, maka hal itu perlu kesungguhan dan taubat nasuha (mengulang syahadat) kembali akibat hal itu, dosa syirik adalah dosa besar yang tidak bisa diampuni.















Share it:

Lounge

Post A Comment:

0 comments: